Seorang officer kepolisian Turki berdiri di belakang duta besar Rusia untuk Ankara, Andrey Karlov yang sedang memberikan sambutan di sebuah galeri seni di ibukota Ankara.
Beberapa saat kemudian, polisi berseragam sipil itu mengeluarkan senjata dan menembakkan peluru ke arah Karlov sebanyak sembilan tembakan, sebelum meneriakkan pesan-pesan naratif disusul dengan yel-yel “Allahu Akbar”.
Baca selengkapnya »Beberapa saat kemudian, polisi berseragam sipil itu mengeluarkan senjata dan menembakkan peluru ke arah Karlov sebanyak sembilan tembakan, sebelum meneriakkan pesan-pesan naratif disusul dengan yel-yel “Allahu Akbar”.