Munculnya berbagai cerita yang beredar di berbagai timeline sosial media terkait dengan persoalan persekusi yang dianggap dilakukan oleh oknum yang disebut oleh pihak kepolisian dari Front Pembela Islam terhadap seorang anak yang diketemukan sekelompok orang yang menamakan diri pembela ulama dan Islam, dikarenakan bocah tersebut dianggap telah menghina ulama akibat postingannya di sosial media, menjadi kehebohan selama beberapa hari.