Penerbit Yudhistira Ghalia Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas penulisan Yerussalem sebagai Ibu kota Israel pada buku pelajaran IPS kelas VI yang belakangan ini diperdebatkan. Pihak penerbit berdalih bahwa pencantuman Al Quds Ibu kota Israel berdasarkan sumber internet World Population Data Sheet 2010.