Dua kader Muhammadiyah yang juga cukup aktif berbicara, Mustafa Nahrawardaya dan Dahnil Anzar Simanjuntak angkat suara terkait adanya dugaan oknum Polri dan TNI meminta data nama-nama penceramah dan isi ceramah serta nama-nama dosen. Mustafa bahkan mengapresiasi langkah kader Muhammadiyah, yang sekaligus diketahui sebagai Pimpinan di kampus Ahmad Dahlan.
