Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengklarifikasi terkait pernyataannya di nota keberatan yang ia bacakan saat sidang perdana kasus dugaan penistaan agama pada Selasa (13/12) lalu. Klarifikasi ini menyusul beberapa tokoh dari Suku Bugis tidak terima karena Ahok telah melakukan kesalahan dengan menyeret tokoh masyarakat Bugis, Jenderal (Purnawirawan) M Jusuf, yang menjadi panutan bagi warga Sulawesi Selatan (Sulsel) khususnya.
Baca selengkapnya »